Penyebutan puter pelung ini secara umum karena burung ini mempunyai suara yang melung. Biasanya peternak burung ini seringkali merasa kebingungan untuk menentukan harga.
Menentukan harga puter pelung dari beberapa aspek
1. Suara
Suara sangat mempengaruhi harga suatu puter pelung. Karena yang membedakan dengan jenis puter lainnya adalah suara. Jadi suara menjadi poin penentu dari harga puter pelung itu sendiri. Kalau suara bisa dikatakan bagus, maka kita bisa melihat poin-poin selanjutnya.
Sebaliknya kalo suara termasuk dalam kategori jelek, maka biasanya orang akan meninggalkannya. Tapi dibalik dari semua itu, mengetahui point lainnya dinilai akan semakin bijak.
2. Usia
Secara umum, puter pelung dijual saat sudah berusia 1 bulan atau lebih sampai 10 tahun. Namun, banyak juga yang menjual saat sudah berusia dewasa bahkan indukan. Semakin tua usia tentu harganya berbeda.
3. Trah / keturunan
Hal yang mempengaruhi harga puter pelung selanjutnya yaitu trah atau keturunan. Anak dari trah/keturunan dari indukan yang istimewa tentu berbeda dengan anak dari indukan biasa.
Misalnya anak dari trah ajisaka, pancanaka, dsb, tentu berbeda dengan anak dari trah-trah biasa yang belum pernah mengikuti lomba dan juga belum pernah menjadi juara 1.
4. Mental burung
Mentalitas yang dimiliki burung berbeda-beda. Sebenarnya mentalitas ini bisa dilatih tetapi jika memang dari indukannya sudah memiliki mental bagus maka sudah pasti berbeda cara melatihnya. Kondisi ini mempengaruhi cara melatihnya.
5. Prestasi
Burung yang sudah pernah berprestasi dalam suatu perlombaan tentu berbeda dengan burung yang belum pernah memenangkan perlombaan. Misalnya prestasi tersebut sekelas latber, provinsi dan lain sebagainya. Dari sini sudah bisa menjadi 5 poin untuk menentukan harga puter pelung.
Cara menentukan harga puter pelung
Untuk bisa mendapatkan puter pelung yang bagus, di pasaran masih sulit ditemukan dan juga masih jarang burung puter pelung yang mempunyai suara yang bagus.
Bagaimana cara menentukan harga anakan puter pelung?






