Destinasi

Perkembangan kucing dari lahir sampai usia 3 bulan yang harus dimengerti

Kucing adalah binatang lucu yang menggemaskan. Tak jarang pemiliknya selalu bertanya-tanya tentang bagaimana perkembangan kucing dari lahir sampai melahirkan. 

Apalagi jika salah satu kucing betinanya akan melahirkan. 

Berikut kami rangkumkan perkembangan kucing dari hari pertama dilahirkan berikut apa saja yang perlu kita lakukan

Pertumbuhan dan Perkembangan kucing dari lahir 

Hari pertama kucing dilahirkan

Pada saat dilahirkan, kucing telah dianugrahi sebuah kekuatan untuk bisa mengenali induknya. Mendekatinya dalam jarak yang tidak terlalu jauh, dan bisa menghisap punting induknya untuk menyusu. 

Hal ini adalah kemampuan alami yang dimiliki kucing. Jadi untuk cat lovers ga perlu ngajarin kucingnya menyusu ya. Hehehehehe

Yang perlu dilakukan kita sebagai pemilik adalah menimbang berat badan dari anak kucing tersebut. Karena jika memiliki berat badan kurang dari 100 gram, maka perlu perhatian ekstra. Baik gizi dari induk maupun bayi kucing itu sendiri. Karena pasti sangat rawan jika berat bada bayi kucing di bawah berat badan normalnya. 

Usahakan berat badan kucing mengalami kenaikan setiap harinya. Wajarnya sih berat badan naik 10 gram tiap hari. Tapi beberapa kucing bahkan bisa lebih dari itu. 

Hari  ketiga sampai lima setelah kelahiran kucing

Di masa ini, perkembangan berat badan bayi kucing sekitar 10-15 gram per hari atau sekitar 7-10% dari berat badan awal. Biasanya juga dibarengi dengan putusnya tali pusar (mengering).

Usia kucing satu minggu

Di usia ini biasanya kucing sudah mulai bisa membuka matanya secara perlahan. Telinga juga udah mulai terbuka. Kemudian disusul dengan munculnya gigi susu sehingga bayi kucing mulai suka dengan menggigit-gigit kecil. Sementara bentuk tubuh cenderung senang melingkar untuk mendapatkan kehangatan.

Yang perlu kita lakukan di fase ini adalah mengelap bagian bawah dengan lap hangat (jika kucing tanpa induk). 

Sementara yang sudah ada induknya, kita harus mengecek puting susu induk khawatir jika ada luka gigitan.

Kucing usia 3 minggu

Di fase ini bayi kucing akan terlihat sangat lucu dan menggemaskan. Dia mulai melakukan gerakan memanjat, senang bermain dengan saudaranya, bisa menjatuhkan diri dan mulai seimbang, dan yang paling penting bisa kencing tanpa dirangsang oleh induknya.

Kita sebagai pemilik harus ekstra sabar dan perhatian. Karena kencing bayi kucing mulai agak banyak. Sehingga perlu penggantian underpad yang lebih intens dari sebelumnya. Karena bayi kucing bisa kencing dan membasahi bagian alasnya.

Di usia ini kita juga bisa mulai mengenalkan makanan basah seperti royal canin mother and baby dengan menaruh di mulutnya. Biarkan dia mengenalinya terlebih dahulu tanpa harus memaksanya untuk makan.

Kucing usia 4 minggu (1 bulan)

Bayi kucing mulai muncul warna mata di usia 4 minggu sejak dia dilahirkan. Penglihatannya pun mulai normal. Bisa mengenali lingkungan sekitar dan memahami kebiasaan kita sebagai pemilik.

Mencoba berbagai makanan basah dan minum sambil meniru apa yang dilakukan induknya. Kemudian mulai bisa berjalan walau agak menyeret kaki belakang.

Kucing usia 6 minggu

Di usia ini bayi kucing sudah bisa makan secara mandiri di mangkok. Juga bisa menggunakan litter box dengan baik. Sementara kita bisa memberikan obat cacing dengan menyesuaikan dosis yang tepat untuk anakan serta indukan kucing.

Kucing usia 7 minggu

Di usia yang cukup menggemaskan ini, kucing bisa memanjat dengan cukup baik. Makan makanan padat dan sudah bisa mengkoordinasikan antara kaki dan matanya. 

Anak kucing / kitten ini sudah senang bermain dan eksplorasi lingkungan sekitarnya.

Menginjak usia 3 bulan

Disini saya menggunakan bahasa menginjak 3 bulan. Tidak tepat 3 bulan dengan berbagai pertimbangan. Karena perkembangan kucing tidak sama antara satu dengan yang lainnya. 

Sementara menggunakan bahasa normalnya saya kira terlalu menyakitkan untuk pemilik yang kucingnya dianggap dibawah kata normal. Jadi mohon dimengerti ya. Hehehehe
Di fase ini kita harus mengecek dan mentreatment kucing sebagai berikut :

  • Grooming dengan menitik beratkan pada kondisi
  • Mengecek jamur kulit dan kutu tungau yang ada di badan kucing serta mengobatinya
  • Memberikan multivitamin jika berat badan kurang dari 1 kg 
  • Memberikan obat cacing secara rutin
  • Finalnya adalah memberikan vaksin pertama untuk kekebalan kucing dari berbagai virus